Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

Karantina Pertanian Palangkaraya Siap Menyambut Importasi Sapi

PALANGKARAYA, Karantina Pertanian Wilayah Kerja Pangkalan Bun siap menyambut importasi sapi sebanyak 2.500 ekor di Kalimantan Tengah.  Hal ini terkait rencana dari PT Agro Menara Rahmat yang akan mendatangkan Sapi potong melalui Pelabuhan Kumai, Pangkalan Bun Kotawaringin Barat dari Australia pada 9 Februari 2017.

Menurut Ir. Eka Darnida Yanto, M.Si selaku Kepala Balai, Balai Karantina Pertanian Kelas II Palangkaraya sudah siap secara Sumber Daya Manusia (SDM) maupun secara Fasilitas. Wilayah Kerja Pangkalan Bun memiliki petugas Dokter Hewan serta Paramedik profesional yang akan menangani tindakan karantina terhadap sapi – sapi tersebut. Selain itu di Pangkalan Bun juga sudah memiliki Instalasi Karantina Hewan (IKH) yang mampu menampung sekitar 300 ekor sapi yang berjarak sekitar 3 Km dari Pelabuhan Kumai. IKH tersebut baru selesai dibangun pada tahun lalu dengan fasiltas berstandar nasional.

Importasi ini sudah menjadi rutinitas di Pangkalan Bun setiap tahunnya yang merupakan pengembangan dari program integrasi sawit sapi di Kalimantan Tengah. Dari hasil koordinasi dengan perusahaan- perusahaan importir, intensitas impor sapi ini akan bertambah dari tahun ke tahun. Sapi – sapi akan digemukkan kemudian dijual sebagai sapi pedaging. Petugas Karantina Pertanian di Wilayah Kerja Pangkalan Bun sangat antusias menyambut kedatangan sapi tersebut. Selain untuk menjaga Wilayah Kalimantan Tengah dari Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK), hal ini juga merupakan bentuk kegiatan mendukung program Pemerintah Swasembada Daging di Indonesia khususnya Kalimantan Tengah.

4 21