Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

Hadiri Rapat Koordinasi Rabies Se-Kalimantan Tengah 2017, Karantina Palangkaraya Sampaikan Beberapa Materi

Rapat Koordinasi Rabies Se-Kalimantan Tengah 2017

Bertepatan dengan momentum World Rabies Day atau Hari Rabies Sedunia (HRS) yang jatuh pada 28 September kemarin, segenap instansi terkait Kesehatan Hewan pemerintah kota dan kabupaten seluruh wilayah Kalimantan Tengah mengadakan rapat koordinasi dalam rangka evaluasi dan mensukseskan program Kalimantan Tengah bebas Rabies 2020.

Pada kesempatan tersebut, Dokter Hewan Karantina Palangkaraya drh. Danang B. Yuliarso, M.Sc. berkesempatan menyampaikan mengenai Tindak Karantina terhadap lalu lintas Hewan Pembawa Rabies di Wilayah Kerja Karantina Palangkaraya dan mensosialisasikan SK Kepala Badan Karantina Pertanian Nomor 87 tahun 2016 tentang Petunjuk Teknis Tindakan Karantina Hewan Terhadap Hewan Penular Rabies.

Disampaikankan pula oleh drh. Danang B. Yuliarso, M.Sc. dengan adanya hasil uji laboratorium sebagai persyaratan teknis yang wajib dipenuhi sebelum penerbitan Sertifikat Karantina menjamin bahwa Hewan Pembawa Rabies yg dilalulintaskan telah bebas dari Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) Rabies.

Selain itu surat rekomendasi dari Instansi terkait dan surat keterangan kesehatan dari Dokter Hewan baik dari Dinas atau Praktisi juga menjadi syarat sebelum pengeluaran HPR dan hal ini diharapkan dapat menjadi bentuk koordinasi lintas sektor dalam rangka melakukan pengawasan terhadap HPR dan mensukseskan program Kalimantan Tengah bebas Rabies 2020.

22008444_1190079831093120_2888983903373699525_n22007967_1190079777759792_8259106540269204179_n