Petugas Karantina Palangkaraya Lakukan Patroli Menyusuri Sungai Mentaya

 

Sejatinya pelabuhan Sampit adalah pelabuhan sungai, bukan pelabuhan laut. Sungai yang menjadi tumpuan hidup baik dalam segi ekonomi maupun sosial masyarakat Sampit adalah sungai Mentaya. Namun begitu karena Sungai Mentaya memiliki lebar dan kedalaman yang cukup sehingga kapal-kapal besar mampu bersandar, seperti KM. Kirana dan Pelni. Untuk mencapai pelabuhan Sampit kapal-kapal yang berasal dari Pulau Jawa ini harus menyusuri sungai yang bila dihitung kurang lebih berjarak empat jam perjalanan dari muara. Cukup jauh memang.

Dengan mengandalkan sungai sebagai tumpuan ekonomi dan sosial, menyebabkan banyaknya pelabuhan rakyat yang terdapat di sepanjang bibir sungai. Dari aspek perkarantinaan hal ini harus mendapat perhatian tersendiri, jangan sampai dengan maraknya pelabuhan rakyat yang ada menjadi celah untuk masuknya HPHK dan OPTK ke Kalimantan Tengah.

Melihat hal itu, kemarin pagi (21/11) petugas Karantina Sampit di sela-sela aktivitas rutinnya melakukan patroli menyusuri bibir sungai Mentaya, mencari dimana ada pelabuhan rakyat. Dengan kondisi jalan yang belum beraspal menyebabkan kami tidak bisa memacu kendaraan dengan leluasa. Masih banyak lubang di sana sini tapi alhamdulilah masih bisa ditempuh dengan kendaraan kecil.

Setelah berkendara kurang lebih 45 menit, tibalah kami di sebuah pelabuhan rakyat yang cukup besar. Setelah beberapa saat berdialog dengan pemilik, kami pun diijinkan untuk masuk kelingkungan pelabuhan. Di dalam pelabuhan kami dapati cukup banyak bangunan gudang. Penasaran dengan aktvitas apa yang ada, kami pun semakin jauh masuk menuju dermaganya. Di sana kami dapati aktivitas muat Palm Kernel yang saat itu sedang berlangsung. Dari perwakilan pemilik kami mendapat informasi bahwa Palm Kernel ini secara rutin dikirim ke Bandar Lampung dengan kapasitas pengiriman mencapai 4500 ton tiap bulannya.

Selepas memeriksa aktivitas di dermaga, kami pun kemudian menuju ke ruangan kantornya. Di situ kami melakukan sosialisasi perkarantinaan kepada pemilik dan para pegawainya. Diharapkan setelah mendapat sosialisai perkarantinaan mereka semua akan memahami peraturan karantina dan bahkan bisa menjadi kader karantina yang secara tidak langsung membantu pengawasan karantina minimal di pelabuhan rakyat di sekitar mereka beraktivitas sehari-hari.

#LaporKarantina
#KarantinaPalangkaraya

4 6 7

Close Menu