Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

Penuhi Persyaratan Karantina, Tanaman Akuatik Kalteng Menghiasi Kota Roma

Akuarium secara umum merupakan media untuk memperlihatkan keindahan sebuah ekosistem air. Selain melihat ikannya yang berenang ke sana kemari, keindahan akuarium ditunjang pula oleh tanaman air yang menghiasinya. Inilah yang dijadikan salah satu target oleh Karantina Palangkaraya untuk membantu mewujudkan akselerasi ekspor poduk pertanian.

(30/11) Petugas Karantina Palangkaraya melakukan pemeriksaan fisik terhadap tanaman akuatik (Bucephalandra sp dan Cryptocoryne sp) sebanyak 200 pcs. Sedianya tanaman akuatik ini akan diekspor ke negara asal pizza, Italia, tepatnya ke kota Roma. Target pemeriksaannya adalah organisme pengganggu tumbuhan nematoda dan molusca. Untuk memastikan tanaman akuatik ini terbebas dari organisme pangganggu tumbuhan tersebut, maka dilakukan perlakuan yang berupa pencelupan ke dalam larutan nematisida selama 30 menit. Perlakuan ini merupakan persyaratan tambahan dari negara Italia untuk mencegah masuknya nematoda dan molusca ke negara mereka.

Terhitung semenjak awal tahun ini, Kalimantan Tengah tercatat telah 100 kali mengekspor tanaman akuatik ini ke berbagai negara tujuan, diantaranya Amerika, Jerman, Thailand, Hongkong, dan lain-lain. Volume ekspornya mencapai 22.000 pcs yang bila dinilai dalam rupiah lebih dari 600 juta rupiah.

Setelah disertifikasi oleh para petugas Karantina Tumbuhan, tanaman akuatik ini pun siap menghiasi akuarium-akuarium di Italia.

24131118_1239144116186691_8292945097259574426_n 24068341_1239144072853362_7907789869509176802_n