Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

Karantina Palangkaraya Dukung Penderasan Informasi Kementan

Menulis berita atau artikel itu mudah. Tapi supaya tulisan itu bagus dan enak dibaca, ternyata tak semudah membalik telapak tangan. Ada beberapa kriteria/syarat yang harus ada dalam sebuah berita/artikel, diantaranya adalah untuk apa, siapa, dimana, mengapa, dan kapan berita itu ditulis serta bagaimana yang disingkat dengan 5W +1 H. Ejaan dan tanda baca juga perlu diperhatikan. Begitu juga dalam hal mengunggah sebuah foto atau video, kita harus menguasai teknik pengambilan foto/video supaya hasilnya enak dilihat/ditonton. Tentunya kita sering mendengar atau membaca istilah “biarkan gambar yang bicara” kan?

Nah, untuk itu Karantina Palangkaraya mengadakan acara Pelatihan Jurnalistik selama 2 hari, Kamis-Jumat tanggal 14-15 Desember 2017 dengan mengundang narasumber yang sudah sangat berpengalaman di bidang tulis-menulis berita dan teknik pengambilan gambar/video. Beliau adalah Rahma Wulandari, Executive Editor dari Femina Media, dan Christian Sena, Senior Videographer.

Dari mulai awal kegiatan sampai selesai, banyak ilmu yang dapat diambil oleh peserta. Ditambah tanya jawab peserta, membuat suasana semakin hangat.
Semoga dengan adanya kegiatan ini, kedepannya media sosial Karantina Palangkaraya akan semakin baik dan menarik.

25395971_1252396111528158_1155063637763136304_n 25443010_1252396071528162_6544993160076738419_n WhatsApp Image 2017-12-18 at 20.13.21