Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

Libur dan Puasa, Karantina Palangkaraya Tetap Dukung Ekspor Sarang Burung Walet

Bila disebutkan sarang walet, apa yang terlintas benak Anda? Pasti harganya yang mahal bukan? Memang betul sarang burung walet memiliki harga yang tinggi sekitar 15 juta rupiah tiap kilogramnya. Dengan semangat akselerasi ekspor yang diemban oleh Kementerian Pertanian khususnya Badan Karantina Pertanian, total ekspor sarang burung walet Indonesia semakin meningkat tiap tahunnya. Indonesia berhasil mengekspor sekitar 1.053 ton sarang burung walet ke seluruh negara di dunia pada tahun 2017. Sebagian kecilnya, yaitu 52 ton dengan tujuan negara Tiongkok.

Industri sarang burung walet Indonesia bisa terus tumbuh dan mampu berkontribusi terhadap pendapatan negara. Apalagi harga sarang burung dunia dijual cukup mahal yakni dikisaran USD 1.500 – USD 2.000. Artinya jika berdasarkan perhitungan rata-rata kualitas terendah maka total nilai ekspor sarang burung walet Indonesia bisa mencapai USD1,5 miliar. Dengan peran kuat Badan Karantina Pertanian hal ini dapat terwujud.

Mendukung hal tersebut, Jumat kemarin (8/6), Karantina Palangkaraya melakukan penilaian delapan rumah walet yang sedianya akan mengirim sarang waletnya ke negara Tiongkok. Tiga petugas Karantina Wilayah Kerja Sampit yaitu Budiman, Gito dan Agung dengan bersemangat, meskipun sedang menjalankan puasa Ramadan, menuju lokasi rumah walet yang berada di Kecamatan Rantau Pulut, Kabupaten Kotim, Kalimantan Tengah. Perjalanan ditempuh selama enam jam menggunakan jalur darat dan jalur sungai. Terasa cukup menantang perjalanan kali ini dengan medan yang masih alami. Melewati jembatan rusak dan sungai dengan perahu kecil.

Variabel utama dalam penilaian adalah kapasitas produksi dan kelayakan bangunan beserta kelengkapannya. Dengan semangat Ramadan, kedelapan rumah walet telah selesai diperiksa dan puasa pun tetap terjaga. Buka puasa yang manis menjadi hadiah yang begitu nikmat untuk Budiman, Gito dan Agung. Karantina Palangkaraya libur dan puasa tetap semangat melayani negeri.

34984661_2126475710933701_5204183946685841408_n 35201874_2126475567600382_6558201858815426560_o