Ekspor 2.200 Ton PKE, Karantina Palangkaraya Lakukan Pengawasan Fumigasi

(Palangkaraya, 3/8) Tugas karantina 24 jam, itu benar. Seperti yang dilakukan Karantina Palangkaraya Wilayah Kerja Sampit ini. Selepas sholat isyak jemarinya yang kokoh tancap gas meluncur ke pelabuhan Bagendang dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam. Tak terasa dinginnya perjalanan ditambah hembusan angin di pelabuhan, sirna oleh suasana pelabuhan yang riuh.
Malam itu mereka melaksanakan pengawasan fumigasi 2.200 ton Palm Kernel Ekpeller (PKE) di atas kapal MV TRUONG PHAT tujuan Vietnam. Fumigasi merupakan persyaratan dari negara tujuan yang harus di lengkapi phytosaitary certifikat dan fumigation certifikat sebelum di lakukan pengapalan.

Palm Kernel Ekpeller (PKE) merupakan komoditas utama asal Kalimantan Tengah yang tiap minggu diekspor. Paling banyak diekspor ke Vietnam sebagai pakan ternak.

Di pundak merekalah bentuk nyata pelayanan 24 jam, sehingga slogan geber ekspor terwujud. Semoga pengabdian mereka membawa berkah bagi masyarakat Kalimantan Tengah khususnya dan bangsa Indonesia umumnya.

38449417_2183103575270914_6312771549027893248_n 38468099_2183103618604243_3392852330788421632_o 38403423_2183103495270922_7302248000171016192_n