Dengan Fumigasi Ekspor Palm Kernel Expeller Tembus Tiongkok

Palangkaraya (23/8) Telah menjadi tugas karantina untuk dapat memfasilitasi kegiatan ekspor produk pertanian agar diterima di negara tujuan ekspor. Kali ini petugas Karantina Palangkaraya sibuk dengan serangkaian tindakan karantina untuk memfasilitasi ekspor Palm Kernel Expeller tujuan Tiongkok. Pemeriksaan fisik terhadap Palm Kernel Expeller dilakukan petugas karantina di gudang yang telah ditetapkan Badan Karantina Pertanian.

Saat pemeriksaan fisik dilakukan, petugas karantina menemukan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) yang segera dimasukkan dalam kantong sampel dan botol fial yang telah disiapkan. OPT tersebut dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Laboratorium. Hasil identifikasi ditemukanlah OPT serangga Tribolium castaneum, Lasioderma serricorne dan Larva Tenebrionidae. OPT tersebut bukanlah OPT berbahaya dan dapat dimusnahkan dengan fumigasi.

Karantina Palangkaraya juga melakukan pengawasan fumigasi terhadap 2.650 ton Palm Kernel Expeller di atas kapal MV. Hoang Hai 88-ALCI. Fumigasi dilakukan dalam rangka memenuhi persyaratan negara tujuan, Tiongkok, dan juga bertujuan untuk membebaskan komoditas dari hama penyakit yang ditemukan tersebut.

Fumigasi dilakukan dengan bahan aktif PH3 dosis 2 gr/m3 dilakukan oleh fumigator yang telah teregister oleh Barantan. Kemudian, Karantina Palangkaraya menerbitkan Phytosanitary Certificate sebagai tanda bahwa proses tindakan karantina terhadap ekspor PKE tujuan Tiongkok tersebut telah selesai dan siap untuk di ekspor.

39917923_1513919888709111_1854380648630845440_o 39989516_1513919975375769_1026295693943242752_n