399 Bibit Tanaman Khas Kalimantan Dikirim ke NTT, Karantina Lakukan Pemeriksaan

Palangkaraya, (9/9). Sabtu pagi itu Petugas Karantina Bandara Tjilik Riwut melakukan pemeriksaan kesehatan dan kesesuaian jenis dan jumlah terhadap 339 bibit tanaman durian, rambutan dan cempedak yang akan dikirim ke Nusa Tenggara Timur. Pemeriksaan bertujuan untuk memastikan bibit tanaman tersebut sehat sehingga aman untuk dilalulintaskan.

Durian, rambutan dan cempedak merupakan jenis tanaman khas pulau Kalimantan. Buah durian (Durio zibethinus) asli Kalimantan mempunyai kekhasan tersendiri, walau daging buah tidak tebal tapi rasa dan aromanya sangat durian sekali alias manis legit dengan senyawa alkohol yang tinggi dan aroma yang menyengat.

Kenapa aroma durian sangat menyengat? Nah…., tau ngak sobat karantina? Karena buah durian banyak mengandung zat sulfur volatil. Kalau buah rambutan (Nephelium lappaceum) asal Kalimantan yang menarik adalah jenis antalagi. Apanya yang menarik sobat? Bentuk buah rambutan ini bulat agak panjang dan cenderung pipih, rambutnya pendek, dan yang membuat orang suka yaitu daging buahnya yang enak, kering, dan rasanya manis segar. Huihhhh asyik deh kalau sudah kena lidah.

Selanjutnya buah cempedak (Artocarpus integer) merupakan khas Kalimantan juga, buah ini menarik dari rasa dan aromanya. Buah yang dapat dimakan kulit dan daging buahnya ini teksturnya lembut dan aromanya lebih menyengat dari nangka. Masyarakat Kalimantan lebih menyukai kulitnya untuk diolah sebagai mandai, sedangkan daging buanya dijadikan kue. Menarikkan tanaman khas Kalimantan? Ayo berkunjung ke Borneo.

41300428_2219743831606888_6854217911163158528_n