Dukung Akselerasi Ekspor Kakao Melalui Agro Gemilang

Manokwari -- Dalam rangka mensukseskan program Agro Gemilang (Ayo Galakkan Ekspor Generasi Milenial Bangsa) milik Badan Karantina Pertanian, Karantina Manokwari melakukan sosialisasi tentang Budidaya Tanaman Kakao. Bukan hanya cara perbanyakannya saja, dalam kegiatan ini dibahas juga bagaimana permasalahan yang sering terjadi di lapang.

Target sosialisasi Agro Gemilang Karantina Manokwari kali ini adalah Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari. SobatQ mau tau mengapa pilihan jatuh pada mahasiswa? Ya, tentu saja di Era Milenial ini, mereka adalah harapan kita untuk membawa produk pertanian Indonesia agar lebih dikenal dunia.

Lukas Saiba, Kepala Karantina Manokwari dan Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari, langsung membuka kegiatan ini. Sosialisasi yang dihadiri oleh 50 orang peserta terdiri dari mahasiswa Polbangtan Manokwari sebagai generasi milineal bangsa serta instansi lain berjalan dengan seru.

Tak tanggung, Karantina Manokwari mendatangkan 3 nara sumber yang ahli dibidangnya. Mereka berasal dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian ( BPTP), Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Papua Barat dan dari Karantina Manokwari sendiri yaitu Rimba Boroh.

Untuk meningkatkan ekspor komoditas pertanian, Karantina Manokwari akan selalu memberikan dampingan. Hal-hal apa yang perlu diperhatikan dalam mengekspor produk pertanian.

Di Papua Barat sendiri, komoditas pertanian yang memiliki potensi ekspor adalah kakao. Karenanya generasi milenial perlu diberikan pembekalan dan juga dukungan dari Karantina Manokwari. Tapi SobatQ tidak cukup itu saja, pemerintah dan masyarakat juga harus mendukung generasi ini agar mampu meningkatkan daya saing produk pertanian Indonesia di pasar Global.

Kalau Bukan Sekarang Kapan lagi?
Kalau Bukan Kitorang Siapa Lagi?

#LaporKarantina🐕🍅
#KarantinaManokwari
#AgroGemilang

Please follow and like us: