Siaga Arus Mudik, 37 ekor Burung Selundupan Ditahan

Pangkalan Bun – Masih dalam suasana mudik lebaran Idulfitri petugas tetap siaga dan waspada. Personil gabungan Posko Mudik Lebaran Wilayah Kumai berjaga di Pelabuhan Panglima Utar Kumai, Kota Waringin Barat, Kalimantan Tengah.

Suasana ramai. Portir lalu lalang mengangkut barang bawaan milik penumpang ke KM. Kelimutu tujuan Semarang. Tiga orang petugas Karantina Pertanian Palangkaraya wilker Pangkalan Bun memantau gerak-gerik portir-portir tersebut.

Saya, Samsuri dan Dede Hajar langsung berbagi tugas. Dede berjaga di pintu keberangkatan, Samsuri memantau di jalur tengah antara terminal keberangkatan dan kapal. Tampak penumpang yang akan naik kapal saling berdesakaan. Saya berjaga di tempat yang paling krusial yaitu di bawah tangga jalur naik penumpang satu-satunya.

Tak lama kemudian datang seorang porter dengan membawa tas plastik. Terlihat seperti keberatan saat menjinjing tas plastik itu. “Hmm… Gerak-geriknya mencurigakan..,” gumam saya.

Terus menatap, tak ingin melepaskan pandangan dari porter itu. Ternyata benar dugaan saya, porter tersebut hanya berakting. Pada kenyataannya dia membawa barang ringan. Ketika naik tangga, portir itu tidak lagi berakting karena tangga kapal cukup tinggi, sehingga dia menjinjing tas plastik itu dengan santai.

Dengan sigap saya mengikuti portir tersebut ke kapal dan menghalaunya. Saya meminta tas plastik yang dibawa dan membawanya turun dari kapal. Bersama dengan kepala KSOP, kepala KP3 Kumai dan personil gabungan Posko Mudik Lebaran mengecek kebenaran isi tas plastik yang dari awal dicurigai berisi burung.

Atas arahan kepala KP3 tas berisi burung tersebut dibawa ke kantor untuk memastikan pemilik burung. Ternyata sudah tidak asing lagi. Pemilik adalah bapak yang sedang terlibat kasus sama dan saat ini kasusnya masih tahap penyidikan oleh Karantina Pertanian Palangkaraya Wilker Pangkalan Bun.

Setelah itu, burung-burung tersebut dibawa ke kantor karantina Wilker Pangkalan Bun untuk dihitung jumlahnya. Ada 9 ekor Celedekan, 11 ekor Murai Batu, 17 ekor Cucak Hijau, total 37 ekor burung. Selanjutnya akan diproses sesuai peraturan perkarantinaan dan berkoordinasi dgn kasat serse KP3 sebagai korwas PPNS. (Tepuk- PBun)

Ingat selalu #laporkarantina ya SobatQ.. Agar mudik asik aman dan nyaman.

#KarantinaPertanianPalangkaraya

Releated

Peringati Hari Rabies Sedunia, Karantina Palangkaraya Turut Semarakkan Baksos

Palangka Raya (30/09) Dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia yang jatuh pada tanggal 28 September tiap tahunnya, Karantina Palangkaraya turut hadir menyemarakkan acara bakti sosial kota Palangka Raya. Bakti sosial berupa Kastrasi/Steril pada anjing dan kucing jantan ini digelar dengan tujuan pengendalian populasi Hewan Penular Rabies (HPR). Bakti sosial ini merupakan kerjasama Perhimpunan Dokter Hewan […]

Karantina Palangkaraya Lepas 6.271 Batang Bibit Kelapa Sawit asal Cameroon

Palangka Raya (28/09) — Karantina Palangkaraya melepas 6.271 batang bibit Kelapa Sawit impor asal Cameroon milik PT. Gunung Sejahtera Ibu Pertiwi (GSIP). Kegiatan ini dihadiri oleh Kasie Karantina Tumbuhan beserta Petugas POPT Karantina Palangkaraya dan pimpinan PT. GSIP berserta jajarannya. Dalam kegiatan ini Hendri Hermawan selaku Kasie Karantina Tumbuhan menyerahkan Sertifikat Pelepasan Karantina Tumbuhan (KT-9) […]