EGM Angkasa Pura II Bandar Udara Tjilik Riwut Koordinasi dengan Karantina Palangkaraya

Palangka Raya – Hari ini (19/08) Karantina Palangkaraya mendapat kunjungan dari Executive General Manager (EGM) Angkasa Pura II Bandar Udara Tjilik Riwut, Siswanto beserta Asisten Manager, Arie Marvie . Kunjungan kali ini untuk bersilaturahmi sekaligus koordinasi terkait surat edaran Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah mengenai lalulintas akar tanaman yang tengah viral di masyarakat yang dipercaya dapat menyembuhkan kanker.

Pada kesempatan ini, diskusi membahas kerjasama dalam pengawasan dan peredaran Tanaman dan Satwa Liar (TSL) melalui Bandara Tjilik Riwut. Seperti yang diketahui, akar tanaman yang tengah viral merupakan tanaman yang tumbuh liar di hutan Kalimatan Tengah dimana jumlah dan keberadaannya masih perlu dilindungi. Peraturan mengenai perlindungan TSL telah diatur dalam Undang-undang No. 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya serta Peraturan Pemerintah No. 8 tahun 1999 tentang Pemanfaatan Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar. Diskusi antar instansi terkait perlu dilakukan untuk melindungi kelestarian TSL di alam.

SobatQ, mari bijak dalam menggunakan sumber daya alam agar anak cucu kita tetap dapat menikmati hingga nanti.

#LaporKarantinaπŸŽπŸ•
#KarantinaPalangkaraya

Releated

Berprestasi, Voli Putra Karantina Palangkaraya Kembali Raih Trofi Juara

Sampit (27/10) – Menjaga negeri memang menjadi tugas utama seorang Karantinawan dan Karantinawati, namun bukan hanya itu saja tugas yang diemban. Memberikan pemahaman masyarakat tentang karantina pertanian juga menjadi salah satu tugas yang harus terus dijalankan. Sudah tahukah SobatQ bahwa meningkatkan pemahaman masyarakat dapat dilakukan melalui ajang olah raga lho.. Tim bola voli putra binaan […]

Tingkatkan Pemahaman Petugas, Karantina Palangkaraya Gelar In House Training NNC

Palangka Raya– Senin pagi (07/10) Karantina Palangkaraya menggelar In House Training tentang NNC (Notification of Non Compliance). NNC merupakan pernyataan ketidaksesuaian yang diberikan oleh negara pengimpor kepada negara pengekspor bila Media Pembawa yang dikirim tidak memenuhi syarat negara tujuan atau tindakan darurat yang diambil oleh negara pengimpor saat OPT (Organisme Pengganggu Tumbuhan) ditemukan di negara […]