Sepekan Berlayar dari Australia, Karantina Sambut ‘Mereka’ di Teluk Kumai

Pangkalan Bun (04/09) - Malam dan dinginnya angin laut bukan halangan bagi petugas Karantina Palangkaraya untuk melakukan pemeriksaan dokumen dan fisik di atas kapal MV. Barkley Pearl yang memuat 2176 ekor sapi asal Australia. Kapal tersebut telah berlayar selama 7 hari menuju pelabuhan Kumai, Pangkalan Bun.

Pemeriksaan di atas kapal dilakukan secara gabungan bersama petugas Imigrasi, Bea Cukai dan Karantina Kesehatan Pelabuhan dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan target periksa masing-masing. Karantina Pertanian Palangkaraya memeriksa dokumen Health Certificate (HC) dari negara asal dan kesesuaian dengan Bill of Lading (B/L) serta dokumen pendukung lainnya.

Pemeriksaan fisik awal dilakukan dengan pengamatan/inspeksi terhadap refleks tubuh, gerakan ekor dan telinga, pengecekan mukosa mata, hidung, kulit, nafsu makan, defekasi dan anggota gerak. Setelah pemeriksaan kesesuaian dokumen dan fisik dinyatakan selesai, petugas karantina menerbitkan Persetujuan Bongkar (KH-5) dan Perintah Masuk Instalasi Karantina Hewan (KH-7).

Kepala Karantina Palangkaraya, Ir. Parlin Robert Sitanggang, turun langsung mengawasi bongkar dan mengawal masuk ke Instalasi Karantina Hewan (IKH) Karantina Palangkaraya di Pangkalan Bun bersama dokter hewan dan paramedik Karantina Palangkaraya yang dimulai dari pukul 00.30 WIB hingga subuh.

Masa pengasingan dan pengamatan dilakukan di IKH, dalam masa ini akan dilaksanakan pengambilan sampel darah untuk diuji di laboratorium.

#LaporKarantina🐕🍎
#KarantinaPalangkaraya

Please follow and like us: