Dukung Gratieks, Karantina Palangkaraya Adakan Pembinaan Provider Fumigasi dan Kemasan Kayu

Palangka Raya (11/02) Bertempat di ruang rapat Karantina Palangkaraya diselenggarakan rapat pembinaan teknis dan manejerial terhadap 3 provider Fumigasi dan 1 provider Kemasan Kayu / ISPM #15. Pembinaan ini bertujuan untuk memberikan update informasi tindakan karantina terbaru menurut Undang-undang nomor 21 tahun 2019 sebagai pengganti Undang-undang nomor 16 tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan sekaligus mengevaluasi kinerja, koreksi dan peringatan terhadap para provider tersebut pasca sidak Kepala Balai selaku Koorlap SAP beberapa waktu sebelumnya.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Karantina Palangkaraya, Ridwan Alaydrus, memberikan penjelasan perlakuan karantina khususnya fumigasi dengan menggunakan fumigan berupa Methyl Bromide ataupun Phosphine. Selain itu, Ridwan menghimbau untuk memantau kalibrasi peralatan dan penggunaannya dalam pelaksanaan fumigasi. Update informasi juga diberikan kepada provider kemasan kayu mengenai registrasi gudang penyimpanan produk yang perlu disiapkan.

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dengan provider yang menekankan untuk segera dibentuknya ASSPHAMI (Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia) wilayah Kalimantan Tengah sehingga nanti dapat membantu kinerja perusahaan provider fumigasi khususnya yang berada di Kalimantan Tengah. Kegiatan ditutup dengan penandatanganan pakta integritas berisi komitmen provider dalam menjalankan tugasnya.

Diharapkan dengan pembinaan ini, kualitas pelayanan provider fumigasi dan kemasan kayu akan semakin meningkat sehingga mendukung program pemerintah dalam meningkatkan ekspor produk pertanian 3 kali lipat atau Gratieks.

#LaporKarantina🍎🐕
#KarantinaPertanianPalangkaraya

Close Menu