Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

Bagaimana Prosedur Membawa Dendrobium Melalui Bandara Tjilik Riwut

Tahu belum nih prosedur kalau mau membawa tanaman Dendrobium melalui Bandar Udara Tjilik Riwut Palangkaraya?
Ini nih akan kami kasih tahu ya prosedur umumnya agar lancar yang ingin kirim atau bawa Dendrobium.

Pertama, sebelum di packing, pastikan bahwa Dendrobium yang akan dibawa atau dikirimkan dalam keadaan sehat. Liat baik baik akar, batang dan daunnya. Pastikan semuanya sehat ya. Bisa dilihat dari warnanya ya. Hijau sehat, segar.

Eh iya jangan lupa, bahwa persyaratan khusus jika kita ingin membawa bibit tanaman melalui bandara ataupun Pelabuhan. Persyaratannya adalah tanaman kita disertifikasi oleh petugas Karantina tumbuhan. Nanti kita akan diberi surat yang berupa Sertifikat Kesehatan KT12. Nah untuk mendapatkannya, gini ya caranya :

  1. Bawa tanaman ke kantor Karantina tumbuhan yang ada di Bandar Udara TJilik Riwut. Letaknya di pojokan berdekatan dengan pintu masuk / keberangkatan.
  2. Disana, serahkan tanaman kepada petugas,  juga serahkan kartu identitas. Kemudian akan diinput data ke dalam sistem Komputer. Setelah selesai, kita akan diberi sertifikat Kesehatan tanaman.
  3. Eh ada biayanya lho. Disebut PNBP, Penerimaan Negara Bukan Pajak. Besarannya, 100 rupiah per pohon ditambah 5000 rupiah biaya sertifikatnya. Jadi kalua kitab awa 10 batang Dendrobium, kita akan perlu membayar sebesar 6000 rupiah. Siapkan uang elektronik (misal atm bni atau mandiri).

Kedua, sebelum semua itu dilakukan, jangan lupa, bahwa tanaman yang memiliki tanah sebagai media tanamnya, harus dalam keadaan bersih dan sehat. Jangan ada serangga di media tanam tersebut, jangan juga media tanam yang menunjukkan adanya jamur. Kalau ada begitu, maka petugas Karantina tumbuhan akan membuang tanahnya. Nah terpaksa kita harus mengganti medianya menggunakan kapas, koran basah atau media lainnya.

Terakhir, jangan dipacking mati dulu ya sebelum diperiksa petugas Karantina Tumbuhan. Kenapa? Lha kan mau diperiksa Kesehatan tanaman dan media tanamnya.

Oh iya, petugas Karantina tumbuahan yang ada di foto ini Namanya Syanti. Panggilan bekennya sih mbak DNS.

#LaporKarantina