Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

Sarang Burung Walet 1,3 Ton Senilai 13 Milyar

Sarang Burung Walet 1,3 Ton Senilai 13 Milyar Terbang Ke Jakarta

Sebagai salah satu daerah penghasil sarang burung walet terbaik di Indonesia, tak heran Kalimantan Tengah selalu menjadi daerah incaran, baik investor pembangunan gedung walet maupun agen pengumpul yang sekedar mencari gedung-gedung penghasil sarang burung bernilai jutaan rupiah tersebut dengan membeli hasil budidaya petani wallet.

Hampir semua daerah Kabupaten/Kota di Kalimantan Tengah terdapat gedung walet dan tercatat ratusan gedung walet milik perusahaan maupun mitra dengan petani walet telah diregistrasi Badan Karantina Pertanian melalui Karantina Pertanian Palangkaraya sebagai salah satu syarat agar dapat melakukan ekspor ke Tiongkok.

Palangkaraya, Senin (12/04) Sebanyak 1,3 ton sarang burung walet dilaporkan kepada pejabat Karantina Pertanian Palangkaraya wilayah kerja (wilker) bandara Tjilik Riwut dengan nilai rupiah tidak kurang dari 13 milyar. Sarang burung walet tersebut akan diberangkatkan ke Jakarta melalui Bandara Tjilik Riwut tujuan Soekarno Hatta menggunakan pesawat Batik Air.

“Setelah melalui serangkaian tindakan karantina untuk menjamin kebenaran jenis,jumlah dan volume, memastikan kemasan layak digunakan, serta menjamin kesehatan bahan mentah sarang walet ini, kita terbitkan sertifikat sanitasi produk hewan (KH-12)”, ujar Anindya, pejabat dokter hewan Karantina Pertanian Palangkaraya Wilker Tjilik Riwut.

Menurut informasi pemilik, tujuan akhir ribuan kilogram sarang burung walet yang dilalulintaskan antar area dari Palangkaraya ke Jakarta adalah untuk diekspor setelah melalui serangkaian tindakan di pabrik pemrosesan dan pengemasan sebelum siap diekspor ke Tiongkok.

#LaporKarantina

#KarantinaPertanianPalangkaraya